Pengaruh Senam Kaki Diabetes Dengan Bola Plastik Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

Main Article Content

Maelina Ariyanti
Hapipah
Heri Bahtiar
Risma Ayu

Abstract

Diabetes mellitus telah menjadi penyebab kematian terbesar ke-4 di dunia. Diperkirakan diabetes mellitus meningkat setiap tahunnya menjadi 333 juta. Diabetes Mellitus Tipe 2 terjadi akibat penurunan sensitivitas terhadap insulin (resistensi insulin) atau akibat penurunan jumlah produksi insulin. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi komplikasi, salah satu pilar penatalaksaan diabetes adalah latihan jasmani atau olahraga yaitu senam kaki diabetes dengan  bola plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetes dengan bola plastik terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di lingkungan Geguntur wilayah kerja Puskesmas Karang Pule. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan one group pre test post test design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Hasil penelitian menggunakan uji t-test paired sampel test didapatkan nilai p = 0,000 < à = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh senam kaki diabetes dengan bola plastik terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di lingkungan Geguntur wilayah kerja puskesmas Karang Pule. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah pemberian kegiatan senam kaki diabetes yang teratur di pelayanan kesehatan untuk mencegah atau mengurangi komplikasi diabetes mellitus tipe 2.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Article Details

How to Cite
Ariyanti, M., Hapipah, Heri Bahtiar, & Risma Ayu. (2019). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Dengan Bola Plastik Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 . Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 3(2), 1-5. https://doi.org/10.36474/caring.v3i2.122
Section
Articles

References

American Diabetes Association. (2013). Physical activity/exercise and diabetes. http://www.uhs.wisc.edu/docs/uwhealth_diabetes_260 .
Akhtyo. (2010). Gambaran klinis Hipoglikemia Pada Pasien Diabetes Mellitus. Yogyakarta
Michael Y. Karundeng. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Dengan Ulkus Diabetikum. Jorn PSIK
Novitasari, Retno. 2012. Diabetes Mellitus Dilengkapi Dengan Senam DM. Nuha Medika. Yogyakarta
Oktaviah D. Dkk. (2014). Efektifitas Senam Kaki Diabetic Dengan Bola Plastic Terhadap Tingkat Sensitivitas Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe2
Santoso. (2014). Manajemen Data Untuk Analisis Data Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Gosyen Publishing
Soebagio. (2014). Penatalaksaan Diabetes Mellitus Terpadu. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.
Shadine. (2013). Mengenal Penyakit Hipertensi, Diabetes, Stroke, dan Serangan Jantung. Jakarta : Keenbooks
Suyono. Dkk. (2013). Masalah Diabetes di Indonesia. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Pusat Penerbit Departemen Penyakit Dalam FKUI
Suminarti. (2012). Kepatuhan penderita Diabetes Mellitus Tipe II Ditinjau Dari Locus Of Control. J Ilm Psikol Terap
Sunaryo, dan Sudiro. (2014). Pengaruh Senam Diabetic Terhadap Penurunan Resiko Ulkus Kaki Diabetic Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Perkumplulan Diabetik
Tapan, E. (2015). Kesehatan keluarga penyakit degenerative. Jakarta : Elex Medika Komputindo
Tobing. (2016). Care Yourself, Diabetes Mellitus. Jakarta: Penebar Plus
World Health Organization. (2008). Definition, Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus and Its Complication
Yanuar. (2011). Pemantauan Pengendalian Diabetes Mellitus Dalam Soegondo S dkk (eds), Pemantauan diabetes mellitus terpadu. Penerbit FKUI. Jakarta
Zenurokhim, dkk. (2012). Diabetes Mellitus Pada Usia Lanjut, Dalam Sudoyo. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta : Pusat Penerbit Departemen Penyakit Dalam