Pengaruh Kopi sebagai Media Oral Hygiene pada Pasien Kanker Kepala Leher terhadap Derajat Mukositis

Main Article Content

Brigitta Ayu Dwi Susanti Untung Sujianto Niken Safitri Dyan Kusumaningrum

Abstract

Pasien kanker yang menjalani kemoterapi maupun radioterapi dapat mengalami masalah  pada rongga mulut yaitu terjadinya mukositis. Mukositis menyebabkan ketidaknyaman pada mulut, ketidakmampuan untuk mentoleransi makanan atau cairan (disfagia) sampai akhirnya mengalami penurunan status gizi, mukositis juga  dapat menimbulkan dampak pada fisik, psikologis, dan ekonomi. Oral hygiene saat menjalani kemoterapi maupun radiasi merupakan perawatan yang teraman dan termurah dalam menanggulangi mukositis. Tujuan penelitian ini adalah untuk  melihat perbedaan derajat mukositis dengan oral hygiene menggunakan larutan kopi. Desain dalam penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan penelitian pretest- posttest with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani terapi radiasi di poli Radioterapi RSUP dr. Kariadi Semarang. Penilaian derajat mukositis dinilai dari instrumen WHO. Data dianalisis dengan uji paired t test dan independence t-test untuk melihat pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata derajat mukositis sebelum diterapkan oral hygiene menggunakan kopi adalah 3 di kelompok intervensi dan 3 pada kelompok kontrol,  setelah diterapkan oral hygiene dengan kopi nilai rata-rata mukositis menjadi 2 pada kelompok intervensi dan pada kelompok kontrol mempunyai nilai rata-rata untuk mukositis tetap berada pada derajat 3. Terdapat perbedaan yang signifikan pada derajat mukositis pasien kanker kepala leher yang menjalani radioterapi sebelum dan sesudah penerapan oral hygiene dengan kopi pada kelompok intervensi p<0.05 dan terdapat pengaruh oral hygiene dengan kopi terhadap derajat mukositis p<0.05.

Article Details

How to Cite
Susanti, B. A. D., Sujianto, U., & Dyan Kusumaningrum, N. (2018, December 27). Pengaruh Kopi sebagai Media Oral Hygiene pada Pasien Kanker Kepala Leher terhadap Derajat Mukositis. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 2(2), 20-26. Retrieved from http://ejournal.binausadabali.ac.id/index.php/caring/article/view/50
Section
Articles

References

Abdulamir, A.S., Hafidz, R.R., Abdulmuhaemen, N., Abubakar, F., Abbas, K.A..(2008). The distinctive profile of risk factors of nasopharyngeal carcinoma in comparison with other head and neck cancer types, BMC Public Health (8):400
Adham, M., Kurniawn, A.N., Muhtadi, A.I., Roezin, Averdi., H.B., Gondhowiardjo, S., et al.,.(2013). Nasopharyngeal Carcinoma in Indonesia: Epidemiologi, Incidence, Sign, and Symptoms at Presentation, Chin. J Cancer. (31):185-196
Alvarado Y, Bellm LA, Giles FJ. (2002). Oral Mucositis: Time for More Studies. Hematology 7(5):281-290
Berg et al.,. (2008). An in vitro Examination of the Antioxidant and Antiinflamatory Properties of Buckwheat Honey. Journal of Wound Care 17(4);172-178
Brady, J., Slevin. (2011). Double Blind Placebo Controlled RCT Manuka Honeyand standard Oral Care For Radiation Induced Oral Mucositis. Br J oral Maxillofac Surg. 23-26
Brady, L.W., Heilmann, H .P., Mous, M., Nieder, C.(2010). Nasopharyngeal cancer Multidiciplinary Management; Editor. Jiade J.Lu.Jay, Sscoper.anne W.M Lee. London New York: Springer Heidel Berg Dordrecht
Cawley MM, Benson LM. (2005). Current Trends in Managing Oral Mucositis. Clinical Journal of Oncology Nursing 9(5):584-592.
Dodd MJ. (2004). The Pathogenesis and Characterization of Oral Mucositis Associated With Cancer Therapy. Oncology Nursing Forum 31(4):5-11.
Eilers J. (2004). Nursing Interventions and Supportive Care for the Prevention and Treatment of Oral Mucositis Associated With Cancer Treatment. Oncology Nursing Forum 31(4):13-23.
Elting, L.S., Cooksley, C.(2003). The Burden of the Cancer Therapy, Clinical and Economic Outcomes of Chemotherapy Induced Mucositis. Cancer 98(7):1531-1539.
Gholizadeh N, Sheykhbahaei N, Sadat M, et al. (2016). New Treatment Approaches of Oral Mucositis 66–72.
Harris, J.L., Schwartz, M.B. (2010). Putting Evidence In to Practice: evidence-based intervention for the management of oral mucositis. Clinical Journal of Oncology Nursing 12(1):141-152.
Hilton, P.A. (2004). Fundamental Nursing Skills. Philadelphia:Whurr Publishers
Karagozoglo, S., & Ulusoy, M.F. (2005). Chemotherapy: the effect of oral cryotherapy on the development of mucositis. Journal of Clinical Nursing 14(6):754-765.
Kostler WJ, et al. (2001). Oral Mucositis Complicating Chemotherapy and/or Radiotherapy: Options for Prevention and Treatment. CA Cancer J Clin 51:290-315.
Munawaroh Khoirunisa’., Sujianto Untung, Mardiyono.(2017). Modifikasi Pro Self Pain Control untuk Menurunkan Nyeri dan Meningkatkan Kemampuan Aktivitas pada Pasien Kanker Kolorektal yang Menjalani Kemoterapi.Thesis: Universitas Diponegoro.
Naidu MUR, et al. (2004). Chemotherapy-Induced and/or Radiation Therapy-Induced Oral Mucositis-Complicating the Treatment of Cancer. Neoplasia 6(5):423-431.
Otto, S. (2001). Oncology Nursing.Fourth Edition. Mosby.
Parkin, D.M., Whelan, S.L., Ferlay, J., Teppo, L., Thomas, D.B., (2002). Cancer Incidence In Five Continents. IARC Sci Publ. (8):155-157.
Raessi et.al., (2014). Coffee plus Honey versus topical steroid in the treatment of chemotherapy induced oral mucositis: a randomized controlled trial. Complementary and Alternative Medicine 14:293-300.
Sharma, T.D., Sigh, T.T., Laishram, R.S., Sunita, A.K., Imchen, L.T., Nasopharyngeal Carcinoma. (2001). –a Clinico- Phatological Study in a Regional Cancer Centre of Northeastern India, Asian Pasific. J Cancer Prev. (12):1583-1587.
Stokman MA, et al. (2003). Oral Mucositis and Selective Elimination of Oral Flora in Head and Neck Cancer Patients Receiving Radiotherapy: A Double-blind Randomised Clinical Trial. British Journal Cancer 88:1012-1016.
Suratno A. (2007). Terapi Madu. Jakarta: Penebar plus.
Vaughan, T.L., Stewart, A.P., Tesch,Key., L, Charles, F., Swanson, G.M., Lyon, J.L., Berwick,Marianne.,(2000). Occupational Expossure to Formaldehyd dust and nasopharyngeal Carcinoma,Occup Environ Med. (57):376-387